SELAMAT DATANG DIBLOG BEJOSENTOSO

Selasa, 22 November 2011

Rahasia Lapar untuk semuanya Diantara sumber utama akhlak tercela adalah rakus terhadap makanan.sebab perut besar merupakan sumber syahwat, dan dari sanalah nafsu seks berasal.kemudian setelah nafsu syahwat terhadap makanan dan nafsu seks mendominasi, maka dari sana muncul sikap rakus terhadap harta benda, karena kedua nafsu syahwat itu tidak bisa tercapai kecuali dengan harta benda.dari nafsu syahwat terhadap harta benda muncul nafsu syahwat terhadap posisi, karena harta benda akan sulit di peroleh tanpa kedudukan.ketika harta dan posisi telah di upayakan dan di peroleh, maka timbul semua implikasi negatifnya , seperti kesombongan, pamer (riya '), dengki, dendam, permusuhan dan lain sebagainya, dengan demikian perut merupakan sumber dari semua itu sebab itulah, maka rasulullah SAW sangat mengangungkan budaya lapar, sabda beliau "tidak amal yang lebih disukai allah ta` ala dari lapar dan dahaga Nabi bersabda kepada Aisyah ra "seringlah mengetuk pintu surga, niscaya akan dibukakan untukmu, Aisyah bertanya 'bagaimana caranya kami membiasakan mengetuknya? nabi saw bersabda' Dengan lapar dan dahaga ' harasia lapar yang begitu besar dalam hubungan nya dengan jalan menuju akhirat . ketahuilah bahwa lapar memiliki banyak manfaat, tetapi pada prinsipnya manfaat lapar itu setidaknya ada 7, yaitu: 1. Menjernikan hati dan menajamkan penglihatan, karena kenyang menyebabkan kedunguan dan membutakan hati.rasulullah bersabda "Barangsiapa membuat perutnya lapar, maka pikirannya menjadi hebat dan hatinya menjadi cerdas" kiranya telah jelas, bahwa kunci kebahagiaan adalah ma'rifat. sementara kema `rifatan tidak akan tercapai kecuali dengan kejernian hati.itulah sebab nya, lapar dapat mengetuk pintu surga 2. Kepekaan dan kelembutan hati, sehingga dia dapat merasakan kenikmatan bermunajat dan mudah tersentuh oleh dzikir dan ibadah. Imam Al-Junaid berkata "salah seorang diantara kalian akan dapat merasakan manisnya bermunajat, bila mampu menghapus antara diri dan hatinya dari kerakusan makan" 3. Merendahkan hati dan lenyapnya kesombongan dan kezaliman yang ada didalam nya.tidak ada sesuatu yang dapat mematahkan nafsu melebihi rasa lapar.kezaliman menyebabkan lupa kepada allah ta'ala dan menjadi pintu gerbang menuju neraka jahim dan sumber kesengsaraan.sedangkan lapar akan menutup pintu itu.Dengan tertutupnya pintu kesengsaraan berarti pintu kebaikan menjadi terbuka.tulah sebabnya ketika Nabi saw ditawari harta benda duniawi beliau menjawab "tidak, aku ingin lapar sehari dan kenyang sehari.bila sedang lapar, aku menjadi sabar dan khusuk, bila sedang kenyang aku bersyukur" 4. Tes atau cobaan yang baik maupun yang buruk itu termasuk pintu pintu menuju surga.karena didalam nya dapat disaksikan rasanya siksaan, sehingga dengan itu semakin besar rasa takut terhadap siksa akhirat.manusia tidak dapat menyiksa dirinya sendiri dengan sesuatu seperti rasa lapar karena ia tidak perlu bersusah payah untuk melakukan nya.disamping itu, rasa lapar ini terkait dengan manfaat manfaat lain. sehingga ia akan selalu menyaksikan tes allah ta'ala secara terus menerus dengan penuh keikhlasan. 5. Mematahkan nafsu syahwat yang mendorong untuk melakukan maksiat.ini merupakan manfaat paling besar dari rasa lapar.lapar akan mampu menguasai nafsu yang cenderung mengajak kepada perbuatan buruk dan mematahkan keinginan keinginan lain yang menjadi sumber maksiat.Aisya berkata: "bi'ah pertama yang terjadi setelah Rasulullah wafat adalah rasa kenyang, sesungguhnya bila perut manusia kenyang maka nafsu mereka akan tergiur pada kesenangan duniawi " 6. Meringan kan tubuh untuk melakukan shalat tahajjut dan ibadah, hilangnya keinginan tidur yang dapat mencegah ibadah. salah satu modal kebahagiaan adalah umur. Banyak tidur berarti mengurangin umur karena mencegah diri dari ibadah.pada prinsipnya banyak makan menjadi penyebab banyak tidur. Abu Sulaiman Ad-Darani berkata "Barang siapa merasa kenyang, maka akan timbul enam macam akibat negatif yaitu: tak akan dapat mempertahankan kan hikmah, terhalangnya rasa sayang kepada sesama makhluk karena ketika seseorang merasa kenyang ia menganggap semua orang kenyang, berat melakukan ibadah, keinginan nafsu meningkat dan ketika orang orang mukmin berjalan menuju masjid ia malah berjalan menuju tempat sampah yang hina. 7. Beban biaya hidup terasa menjadi ringan dan bersikap qana'ahatau merasa puas dengan harta dunia yang dimilikinya sekalipun hanya sedikit, dan memungkinkan timbulnya sikap lebih suka memilih kemiskinan, karena barangsiapa yang terbebas dari keserakahan nafsu perutnya ia tidak membutuhkan harta yang banyak.sehingga keruwetan dan kesulitan memikirkan usaha dunia menjadi sirna.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar