SELAMAT DATANG DIBLOG BEJOSENTOSO

Selasa, 03 Januari 2012

HATI YANG TEGUH

Pancaroba kehidupan semakin hari semakin menggeluti manusia.Berbagai tantangan dan ujian datang menghadang, bagaikan gelombang ombak raksasa yang gulung menggulung tidak henti.Banyak manusia yang hanyut \, kemudian terombang ambing dalam keganasannya.Maka dia tidak lagi mengenal kebenaran atau petunjuk hidup dan merana dibelantara kesesatan yang mengerikan ... .. Sementara itu, Ummat islam yang diharapkan menjadi penyelamat pun dilanda badai yang terus menderu-deru.Berbagai faham yang berangkat dari hawa nafsu atau pikiran-pikiran musuh-musuhnya menerobos.Tidak ada satupun sarana kaum muslimin yang tidak dirasuki racun berbisanya.Maka ummat Islam tak ubahnya seperti dokter yang tengah sakit berat.Ia harus mengobati dirinya sendiri sebelum mengobati pasien-pasiennya. Disaat seperti ini hati siapapun akan mudah terbawa arus.Berbagai bentuk tes dan cobaan dapat membolak balikkan hati ummat muslim.Rosululloh SAW pernah berkata, "Hati anak Adam itu bergejolak lebih dahsyat dari gejolaknya air yang mendidih didalam panci". Karena itu Rosululloh mengajarkan kita satu do'a yang dibaca dibelakang setiap sholat lima waktu, "Wahai Yang Berkuasa membolak balikan hati, tetapkanlah hati kami dalam agama-Mu". Dari do'a ini kita pahami bahwa keteguhan hati merupakan prioritas yang sudah semestinya mendapat perhatian setiap muslim.Inginkah kita kembali kepada kekufuran sesudah beriman, atau terjerembab dalam Lumpur maksiat setelah meniti jalan yang lurus, naudzubillah min dzalik!! Untuk mencapai keteguhan hati, setiap muslim hendaknya;  1 Bersahabat dengan Al Qur'an Kitabulloh satu-satunya petunjuk langsung dari Alloh yang dapat menuntunn hati, memahami kebenaran dan makna kehidupan yang sebenarnya.Al Qur'an yang dikaji dan dihayati secara bertahap dan kontinu akan memberikan dampak yang keteguhan hati.Firman Alloh: "Berkatalah orang-orang kafir," Mengapa Al Qur'an tidak diturunkan kepada mereka sekaligus saja? ". Demikianlah agar kami perkuat hatimu dan kami membacakanny dengan tartil (teratur dan benar). (Al Furqon: 32). Alasan lain bahwa kitabulloh dapat menumbuhkan keteguhan hati adalah a.AL Qur'an menanamkan keimanan dan mambersihkan jiwa para pembacanya. b.Setiap ayatnya mampu menghidupkan ruh dan meningkatkan semangat. c.Al Qur'an merupakan barometer nilai dalam menimbang segenap kejadian dalam kehidupan. d. Al Qur'an menimbulkan ketenangan hati yang kelak menjadi benteng dari masuknya guncangan jiwa dan penyakit hati. e. Al Qur'an mampu menjawab tuduhan dan fitnah yang dilontarkan musuh Islam dan muslimin. Rosululloh SAW bersabda, "Kenalah kepada Alloh dalam fasilitas hidup, maka Dia akan kenal kalian kesulitan hidup.dan ketahuilah bahwa apa yang salah padamu maka ia tidak akan menimpa dirimu maka ia tidak akan menjadi dosa bagimu dan bahwa pertolongan Alloh itu beserta kesabaran dan bahwa kegembiraan itu beserta kesulitan dan bahwa fasilitas itu beserta kesulitan " .  2 Komitmen dengan aqidah islamiyah Aqidah islam yang bersumber pada kalimat Tauhid: Laa illaha illaulloh Muhammadur Rasululloh merupakan faktor utama peneguh hati.Setiapkali aqidah seseorang menjadi kokoh maka teguh pulalah hatinya.Tetapi sedangkan aqidah ini terguncang, maka hati akan terguncang pula.Alloh menyatakan "Alloh meneguhkan imqn orang-orang mu'min dengan ucapan yang teguh (kalimat tauhid) dalam kehidupan dunia dan akherat dan Alloh menyesatkan orang-orang dzolim.Dan Alloh memperkuat apa saja yang diinginkan-Nya. (Ibrahim: 27) Aqidah Islam ditunjang sepenuhnya oleh keimanan kepada rukun iman yang enam.Apabila salah satu rusak maka rusaklah seluruh aqidahnya.  3 Berpegang Teguh Dengan Syari'at Islam Syari'at ialam menjamin ketentraman dan keadilan berjalan ditengah individu dan masyarakat yang menggerakkannya.Alangkah bedanya seorang yang menegakkan Sholat dengan khusyu ', berjama'ah dengan kontinu (mudawwamah) dengan mereka yang sholatnya acak-acakan.Mereka yang telah melaksanakan syari'at sholat memiliki keteguhan hati sedang mereka yang belum mendirikan sholat masih penuh goncangan.Ini tampak dalam gamban Alloh pada orang- orang munafik dalam Al Qur'an, "Dan sesungguhnya kalaupun mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik untuk mereka dan lebih meneguhkan mereka diatas kebenaran". (4:66) Orang-orang munafik hatinya goncang karena dalam hatinya ada terhadap syari'at (hukum) islam dan ibadahnya dia lakukan sesuai dengan selera dan udara nafsu.Karena itu selayaknya mereka bertobat dengan kembali melaksanakan syari'at secara benar ... ....  4. Mempelajari kehidupan para Rosul terutama syiroh Nabi Muhammad SAW Dalam kisah hidup para Rosul dan para pengikut mereka yang setia kita menemukan berbagai contoh dan ibroh tentang orang-orang yang hatinya teguh dalam kehidupan.Mereka merupakan orang-orang yang sabar, pantang menyerah dan jauh dari sikap putus asa sehingga Alloh mencintai mereka, "Dan kami ceritakan kisah-kisah kepadamu setiap Rosul agar dengannya Kami teguhkan hatimu, dan dalam surat ini datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan gagi orang-orang yang beriman". (Hud: 120) Dalam perjalanan hidup Rosululloh dan para sabatnya, kita menemuka seluruh prototype kondisi manusia di muka bumi dan interaksinya dengan berbagai pancaroba kehidupan.Maka kita dapat meneladani Nabi dan para sahabat dalam mempertahankan iman dan keoribadian mereka ditengah masyarakat.  5. Terus menerus mempelajari Islam dan ilmu pengetahuan Islam merupakan agama ilmu dan amal.Settap muslim yang ingin mencapai ketentraman hati hendaknya senantiasa mempelajari lautan ilmu Islam yanhg dalam dan sangat luas.Kemudian ia hendaknya mengamalkannya.Dengan demikian ia akan mendapat bimbingan dari Alloh dan derajadnya ditinggikan Alloh, "Alloh akan meninggikan orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.Dan Alloh Maha Mengetahui apa yang kamu kkerjakan. (Al Mujaadilah: 11) Dewasa ini penelitian Islam dapat kita jumpai dimana-mana.Tetapi setiap muslim hendaknya selektif dalam memilih guru kepada siapa dia belajar.Sebab ada pula orang-orang yang justru menimbulkan keraguan-keraguan dengan pendapat yang dianutnya.Seperti para orientalis dan pengikutnya yang setia ... Karena mereka hanya mempelajari Islam untuk kepentingan ilmiah bukan untuk meningkatkan iman dan amal sholeh.  6. Selalu berdakwah dan Berjihad menegakkan Islam Keteguhan hati juga diperoleh oleh mereka yang mewakafkan dirinya untuk menegakkan Islam.Karena dakwah adalah jalan penyebarluasan islam yang memungkinkan para da'i dan mujahiduntuk kokoh dalam perjuangannya.Karenanya mereka berdo'a, "Tidak ada do'a mereka selain ucapan," Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan dalam urusan kami, dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir ". (Ali Imron: 147) Memperjuangkan Islam termasuk sarana (sarana) untuk mendapatkan hidayah.Sebab kenikmatan Islam hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang berjihad memperjuangkannya dalam kehidupan individu dam masyarakat. DO'A ORANG BERHATI TEGUH Hanad bin Al Aswad berkisah, "Pada sutu hari aku bersama Abu Lahab dan putranya Utbah beserta sekelompok pedagang berkemas untuk berbisnis ke negeri Syam.Tatkala ingin berangkat.Utbah bin Abu Lahab berkata," Waullohi, sebelu berangkat, aku akan menemukan Muhammad dan aku akan mengejek dia sepuas-puasnya ". Setibanya di hadapan Nabi SAW, Utbah berkata, "Hai Muhammad! aku kafir dengan Tuhanmu Yang Maha Agung itu! " Nabi tidak membalas ejekan anak Abu Lhab itu.Beliau hanya mengangkat tangan dan berdo'a, "Ya Alloh, jadikanlah ia korban dari salah seekor anjing-anjing-Mu". Setelah puas mengejek dan mengolok-olok Nabi, Utbah kembali ke rombongannya dan menemukan ayahnya.Dia menceritakan apa yang baru saja terjadi.Mendengar penuturan putranya Abu Lahab berkata, "Wahi anakku, Waullohi! Aku tidak merasa aman melepasmu dengan doanya". Tetapi akhirnya mereka berangkat juga ke Syam.Tiba waktu malam mereka beristirahat dulu dengan memasang tenda tidak jauh dari sebuah biara ditengah gurun pasir.Abu Lahab merasa sangat khawatir terhadap keamanan anaknya.Dia berpesan kepada Hanad bin Aswad agar menjaga putranya agar selamat dari doa Muhammad. dia juga berpesan agar putranya tidak dilepas berjalan seorang diri dan saat tidur agar ditempatkan ditengah-tengah anggota rombongan. Malam itu, rombongan menggelar permadani mewah ditengah-tengah kemah.Hanad dan rombongan menempatkan Utbah ditengah-tengah mereka.Ketika semua tertidur pulas, datanglah seekor singa memasuki kemah.Singa itu menciumi kepala anggota rombongan yang sedang tidur satu persatu sampai tiba dikepala Utbah bin Abi Lahab.Lalu ia menerkam pemuda itu sampai kepala Utbah terpisah dari tubuhnya. Abu Lahab tentu saja merasa sedih dengan kejadian ini, dendamnya kepada Nabi semakin menjadi-jadi.Dia selau berkata bahwa anaknya Utbah kualat terkena doanya Muhammad.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar