SELAMAT DATANG DIBLOG BEJOSENTOSO

Minggu, 01 Januari 2012

KRITERIA LAKI-LAKI YANG PATUT DIJADIKAN SEBAGAI SUAMI YANG SHOLEH

1. Upaya Mendapatkan Suami Sholeh Merupakan kewajiban orang tua untuk memilih calon suami untuk anak gadisnya, calon yang baik, kompatibel dan sholeh. Rasulullah SAW bersabda; "Setiap orang dari kamu (orang tua) harus melihat dimana akan menempatkan putrinya". Sahabat Umar bin Khattab pernah menawarkan putrinya "Hafsah" yang ditinggal mati suaminya dalam perang kepada Utsman bin Affan dan Abu Bakar. Ini adalah contoh teladan seorang sahabat Rasulullah SAW kepada kita. Orang tua harus tahu dan menemukan informasi tentang calon suami putrinya dari orang yang dapat dipercaya (amanah), latar belakang keluarga dan lain-lain mengenai informasi keshalihannya. Minta tolong orang lain yang amanah seperti kyai, ustadz dan lain-lain untuk mencarikan calon putrinya; pria yang baik, kompatibel, sederajat dan shaleh serta berhati-hati dalam mengambil keputusan. Rasulullah SAW bersabda; "Para orang tua hemdaknya menunggu perlahan-perlahan (tidak gegabah) dan berhati-hati dan menjaga putra-putrinya, untuk menghindarkan mereka dari bahaya dan kesulitan-kesulitan". 2. Memilih Suami Yang Shaleh a. Mengutamakan calon suami atas dasar agama dan keshalehan Allah SWT berfirman; إن أكرمكم عند الله أتقاكم "Sesungguhnya orang yang paling mulia disisi Allah, adalah orang yang paling bertaqwa diantara kalian" (QS. Al-Hujurat 49; 13) Rasulullah SAW bersabda; "Bila datang kepadamu laki-laki yang agama dan akhlaqnya diridlai, maka nikahkanlah dia (dengan anak perempuanmu), karena jika kamu tidak melakukannya niscaya akan timbul fitnah dan kerusakan di bumi". Para Sahabt bertanya; "Wahai Rasulullah, bagaimana jika laki-laki itu miskin dan bukan keturunan bangsawan?" Rasulullah SAW menjawab; "Jikan datang kepadamu laki-laki yang agama dan akhlaqnya kamu ridlai, maka nikahkanlah dia (beliau mengulang sampai tiga kali)" . (HR. Tirmidzi) b. Kriteria orang shaleh menurut konsepsi Al-Qur'an dan As-Sunnah 1. Taat kepada Allah dan Rasulnya Allah SWT berfirman; إن الذين آمنوا وعملوا الصالحات وأخبتوا إلى ربهم أولئك أصحاب الجنة هم فيها خالدون "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih dan merendahkan diri kepada Tuhan mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya". (QS. Huud 11; 23) رجال لا تلهيهم تجارة ولا بيع عن ذكر الله وإقام الصلاة وإيتاء الزكاة يخافون يوما تتقلب فيه القلوب والأبصار "Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh bisnis dan tidak pula oleh jual beli dari mengingat Allah dan (dari) mendirikan shalat, dan dari membayar zakat. Mereka takut pada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang "(QS. An-Nur 24; 37) Rasulullah SAW bersabda; "Yang merasakan manisnya iman adalah orang yang ridha kepada Allah sebagai Tuhan, kepada Islam sebagai agama dan kepada Muhammad sebagai Rasul". (HR. Muslim dan Tirmidzi) 2. Suka berjihad di jalan Allah; bertempur melawan orang kafir (non Islam), membangun masjid, rumah sakit dan lain-lain. Allah SWT berfirman; وجاهدوا بأموالكم وأنفسكم في سبيل الله ذلكم خير لكم إن كنتم تعلمون "... Dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui "(QS. At-Taubah 9; 41) Rasulullah SAW bersabda; "Barang siapa berperang untuk meninggikan kalimat Allah (agama Islam) pada tingkat yang paling tinggi, maka ia berada di jalan Allah SWT" (HR. Bukhari Muslim) 3. Selalu beristighfar dan bertaubat atas segala dosa yang diperbuatnya. Allah SWT berfirman dalam surat Ali Imran 3; 135; "Dan orang-orang yang saat menerjakan perbuatan keji (seperti zina, riba) lalim, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun atas dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari Allah? Dan mereka tidak melanjutkan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui ". "Dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang dhalim" (QS. Al-Hujuraat 49; 11) Rasulullah SAW bersabda; "Hai manusia, bertaubatlah kamu kepada Allah. Demi Allah, sungguh aku bertobat kepada Allah SWT lebih dari tutjuh puluh kali dalam sehari ". 4. Menomor satukan akhirat dan tidak melupakan dunia. Allah SWT berfirman; وابتغ فيما آتاك الله الدار الآخرة ولا تنس نصيبك من الدنيا وأحسن كما أحسن الله إليك ولا تبغ الفساد في الأرض إن الله لا يحب المفسدين "Dan carilah apa-apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi . Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan "(QS. Al Qashahs 28; 77) Rasulullah bersabda; "Bila kamu selesai shalat subuh, maka janganlah kamu tidur dan (enggan) menemukan rezeki" (HR. Thabrani) 5. Sabar dan tabah menghadapi tes Allah SWT berfirman; "Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepada kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar "(QS. Al Baqarah 2; 155) Rasulullah SAW bersabda; "Sungguh menakjubkan urusan orang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik baginya dan yang demikian itu tidak dimiliki kecuali oleh orang mukmin saja. Jika kesenangan dia bersyukur, syukurnya merupakan kebaikan baginya, dan jika ditimpa musibah dia sabar, sabarnya merupakan kebaikan baginya ". (HR. Muslim) 6. Menjalankan Shalat Malam Dengan Istiqamah Allah SWT berfirman; ومن الليل فتهجد به نافلة لك عسى أن يبعثك ربك مقاما محمودا "Dan pada sebagian malam hari, shalat tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhan-Mu mengangkat ke tempat yang terpuji ". (QS. Al Israa '17; 79) Dalam sebuah hadits dijelaskan sebagai berikut; Dari Abi hurairah; "Tatkala Nabi Muhammad SAW ditanya orang;" Apakah shalat yang lebih utama selain shalat fardlu yang lima? Beliau menjawab; "Shalat tengah malam (Shalatullail)". (HR. Muslim dan lainnya) 7. Puasa hari Senin dan Kamis Rasulullah SAW bersabda; Dari Aisyah; "Nabi Muhammad SAW memilih waktu puasa hari Senin dan kamis, (HR. Tirmizdli) 8. Pria yang dapat dapat menjaga kehormatan diri dan keluarganya Allah SWT berfirman; يا أيها الذين آمنوا قوا أنفسكم وأهليكم ناراوقودها الناس والحجارة "Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu" (QS. At Tahrim 66; 6) Rasul saw bersabda; "Kamu beri ia makan jika kamu makan. Kamu beri ia pakaian jika kamu berpakaian. Jangan memukul wajaia kecuali di dalam rumah hanya jangan kamu cela dan jangan kamu diamkan. (HR Abu Dawud dan Ibnu Hibban)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar