SELAMAT DATANG DIBLOG BEJOSENTOSO

Minggu, 01 Januari 2012

Tunjukkanlah bukti2 bahwa agama Islam itu memang benar!!!!

Dikarenakan da'wah ini adalah mengembalikan manusia kepada fitrahnya dan menunjukkan mereka ke jalan kebenaran maka ia merupakan perbuatan yang paling mulia di sisi Allah, sebagaimana firman-Nya: ومن أحسن قولا ممن دعا إلى الله وعمل صالحا وقال إنني من المسلمين Artinya: "Siapakah yang lebih baik perkataannya dari orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata:" Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang yang menyerah diri? "(QS. Fushilat: 33) Didalam hadits yang diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib bahwa Rasulullah saw bersabda, "Demi Allah jika Allah memberikan hidayah kepada seseorang lantaran kamu maka hal itu lebih baik bagimu dari onta merah. "(HR. Bukhori dan Muslim) Dan diantara argumentasi atau bukti akan kebanaran islam kepada orang-orang yang tidak percaya tuhan adalah melalui dalil-dalil aqli (akal). Syeikh Ali Tanthowi mengatakan bahwa sesungguhnya mengimani Allah termasuk masalah yang aksioma yang dapat dirasakan dengan perasaan jiswa sebelum dibukikan dengan dalil akal. Tentang perasaan jiwa seseorang yang secara aksiomatis mengimani keberadaan Allah telah dijelaskan dalam firman-Nya: Artinya: "Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan? " Dia mengatakan bagaimana mungkin seorang yang kafir mengingkari Allah swt padahal dirinya sendiri adalah menjadi bukti atas keberadaan Allah. Seperti orang yang memegang barang milik Anda ditangannya lalu dia mengaku bahwa dia tidak mengambilnya dan juga tidak menyentuhnya. Atau seperti orang yang sedang memakai pakaian basah meneteskan air. Hal ini adalah puncak dari hakikat. Akan tetapi mengapa banyak orang tidak memeperhatikannya? Hal itu dikarenakan mereka tidak pernah mau memikirkan tentang dirinya sendiri, firman-Nya: ولا تكونوا كالذين نسوا الله فأنساهم أنفسهم Artinya: "Mereka lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. mereka "(QS. Al Hasyr: 19) Cobalah tanyakan kepada orang yang atheis itu, "Apakah engkau yang menjadikan dirimu dengan kehendak dan akalmu sendiri? Apakah engkau yang memasukkan dirimu kedalam perut ibumu? Apakah engkau sendiri yang memilih perempuan itu sendiri sebagai ibumu? Apakah engkau yang pergi menjemput bidan untuk mengeluarkanmu dari perut itu? Jadi, apakah dia dijadikan dari asal tidak tanpa adanya Sang Pencipta dan tanpa ada yang menjadi? Ini adalah suatu hal yang mustahil. Lalu apakah dia dijadikan dari benda-benda yang telah ada sebelumnya, seperti gunung, laut, matahari, dan bintang-bintang? Orang-orang atheis mengatakan bahwa alamlah yang menciptakan manusia, alamlah yang memberikannya akal! Dan jika ditanyakan kepadanya siapakah yang menciptakan alam? Dia menjawab, "Ia terjadi secara kebetulan .." menurut hukum kemungkinan (probability law). Selanjutnya tanyakan kepadanya, "Tahukah Anda contoh dari kata itu?" Misalnya ada dua orang yang tersesat di padang pasir lalu melintasi sebuah istana yang megah dindingnya penuh dengan ukiran-ukiran dari emas yang sangat indah, permadaninya tebal, jam serta batu-batu permata. Salah seorang dari mereka berkata, "Pastilah ada orang yang membangun istana ini dengan menginstal permadaninya." Kemudian yang seorang lagi menjawab, "Engkau adalah orang yang kolot, itu semuanya adalah proses alam." Orang yang pertama bertanya, "Bagaimana alam bisa membuat seperti ini? ' temannya menjawab, "Di sini dulu ada batu kemudian terjadi banjir, angin, dan pengauh-pengaruh udara sehingga bertumpuk atau tertimbun. Kemudian dengan berlalunya abad demi abad, secara "kebetulan" ia menjadi dinding. " Orang itu bertanya lagi, "Permadani itu dari apa?" Temannya menjawab, "Permadani itu berasal dari bulu-bulu domba yang berterbangan. Kemudian satu sama lain saling menyatu dan dikenai zat pewarna lalu tercelup dan memadu, sehingga terjadilah permadani. " Orang itu bertanya lagi, "Sedang jam itu?" Temannya menjawab, "Besi yang sudah dimakan karat, akibat pengaruh udara terpotong-potong bulat dan bersatu. Kemudian dengan berlalunya waktu demi waktu hingga menjadi bentuk seperti itu. " Pastilah Anda akan mengatakan orang yang seperti itu adalah orang gilaa?? Benarkah "kebetulan" yang menjadikan 9000 kelenjar ludah di lidah, yang kesemuanya siap untuk dipakai sebagai perasa. Dan didalam telinga ada 100.000 sel pendengaran. Pada setiap mata ada 130 juta sel yang semuanya siap untuk menerima cahaya. Bumi beserta keajaiban-keajaiban dan rahasia-rahasia yang ada didalamnya, lapisan udara yang mengelilinginya, makhluk-makhluk hidup yang dikandungnya, ada yang tak dapat dilihat dan ditangkap. Bentuk-bentuk ajaib dari atom es yang gugur, diciptakan oleh-Nya dengan sangat detil dan keindahan yang ada didalamnya tidak dapat tersingkap oleh kita melainkan beberapa waktu belakangan ini. Matahari yang jaraknya dari kita lebih dari 100 juta km akan tetapi bila jauhnya diukur dengan tahun cahaya maka jarak matahari dari kita mencapai delapan detik. Lalu bagaimana pula dengan jarak bintang-bintang yang cahayanya baru sampai ke kita dalam satu juta tahun cahaya-satu tahun cahaya sama dengan 100.000 milyar km-maka berapa km kah jaraknya kalau satu juta tahun cahaya? Masih banyak lagi bintang-bintang yang belum terjangkau oleh ilmu falak melainkan hanya berupa gumpalan yang bersinar, padanya ada planet-planet yang tidak diketahui oleh siapa pun kecuali Allah saja. Bintang-bintang ini-yang besarnya tidak dapat digambarkan oleh akal manusia-berjalan dengan kecepatan (laju) yang sangat tinggi, suatu kecepatan yang melebihi batas-batas angka. Bagaimana bisa tidak terjadi tabrakan antara satu dengan yang lainnya? Ada seorang ahli falak yang mengatakan bahwa kemungkinan terjadinya pelanggaran antara sesama bintang-bintang itu sama seperti kemungkinan terjadinya pelanggaran enam ekor lebah yang dilepas di atmosfir bumi. Luasnya atmosfir bumi untuk enam ekor lebah sama halnya dengan luasnya ruang angkasa raya bagi bintang-bintang yang tak terhitung dan tak terhingga itu. Atom yang tidak terlihat, melainkan dengan kaca pembesar elektronik. Atom yang dahulu disebut oleh saintis dan para filosof kuno dengan "bagian yang tak bisa dipecah-pecah lagi." Atom, yang menurut ilmuwan, jika 40 juta atom dibariskan secara berderet panjangnya baru mencapai 1 cm, tengahnya ada ruang yang memiliki inti sementara disekitarnya beredar partikel-partikel halus sama seperti peredaran bintang-bintang di angkasa. Inti pada satu atom ibarat sebutir biji gandum untuk istana yang luas. Bobot dari inti-inti atom itu lebih dari berat 1800 elektron ini. Maka apakah itu semuanya merupakan hasil atau akibat dari "kebetulan"?! Sesungguhnya itu semua menunjukkan bahwa ada yang menciptakan dan mengaturnya yang tidak lain adalah Allah. Dial ah yang bertindak terhadap alam sebagaimana tindakan seorang pemilik yang bebas terhadap barang yang dimiilikinya. Allah lah yang mengetahui berapa helai daun pada setiap pohon, bentuk tiap-tiap darunnya, letaknya dan berapa banyak "bakteri" di dunia ini. Berapa panjang, lebar dan bagian-bagian yang terdiri dari padanya, electron-elektron yang ada didalam atom baik yang diam maupun yang bergerak, berapa jumlahnya, tabrakan yang terjadi padanya, sifat-sifatnya, bergerak atau diam, perkembangan atau peralihan. Semua itu tercatat di sisi-Nya dalam sebuah "kitab" (Lauh Mahfuzh). Alam ini keseluruhannya, Dia-lah Tuhannya, Dia-lah Dan ketika seseorang telah mengakui bahwa Allah itu ada dan Dial-lah Tuhan seluruh alam dan Dia-lah pemilik kerajaan maka janganlah dia menyembah selain-Nya dalam bentuk ibadah apa pun. (Definisi Umum Tentang Aqidah Islamiyah hal 87 - 100) Islam adalah agama Allah yang mengakui keesaan-Nya dan tidak mengakui ketuhanan yang banyak. Hal itu bisa dilihat dengan berbagai keteraturan yang ada di alam ini-sebagai penjelasan diatas-tentunya hal yang mustahil apabila keteraturan itu dilakukan oleh lebih dari satu pencipta. Dan jika hal ini terjadi maka pastilah alam ini akan hancur lebur, sebagaimana firman-Nya: أم اتخذوا آلهة من الأرض هم ينشرون) 21 ( لو كان فيهما آلهة إلا الله لفسدتا فسبحان الله رب العرش عما يصفون) 22 Artinya: "Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat menghidupkan (orang-orang mati)? Jika ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang memiliki 'Arsy dari apa yang mereka sifatkan. "(QS. Al Anbiya: 21 - 22) Seperti halnya tidak mungkin didalam satu kendaraan yang bergerak terdapat dua orang supir dan jika hal itu terjadi pastilah kendaraan itu akan mengalami kecelakaan atau seperti juga sekelompok tentara yang dikomandoi oleh lebih dari satu pemimpin?! atau sebuah sekolah yang dipimpin oleh dua atau lebih kepala sekolah?! Dengan sarana obyektif apa pun seseorang melihat islam maka ia akan mendapatkan kebenarannya didalamnya baik dengan dalil fitrah, naqli maupun aqli (akal) dan dari sisi mana pun seseorang memandangnya maka ia akan mendapatkan bahwa islam adalah agama yang sempurna baik dari sisi ideologi, sosial, ekonomi , politik, hukum atau yang lainnya. Firman Allah: اليوم أكملت لكم دينكم وأتممت عليكم نعمتي ورضيت لكم الإسلام دينا Artinya: "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu." (QS. Al Maidah: 3)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar