SELAMAT DATANG DIBLOG BEJOSENTOSO

Minggu, 01 Januari 2012

Tata Cara Wudhu sesuai Sunah Rosul SAW

Dalil wudhu: - QS. Al Maidah ayat 6: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai kesiku, dan sapulah kapalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua matakaki." - Hadits Bukhari Muslim: "Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda: Allah tidak menerima shalat salah seorang diantaramu apabila ia berhadast sehingga ia berwudhu." Manfaat dan keutamaan wudhu: - Pembersih dari noda-noda dosa dan penambah amal kebajikan. - Anggota wudhu akan bercahaya pada hari kiamat. - Mengangkat derajat di sisi Allah SWT. Niat wudhu: NAWAITUL WUDHUU'A LIROF'IL HADATSIL ASGHORI FARDHOL LILLAHITA'AALAA. (Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil karena Allah ta'ala) Yang dilakukan Rasulullah SAW dalam berwudhu: 1. Memulai wudhu dengan niat. Niat artinya menyengaja dengan kesungguhan hati untuk mengerjakan wudhu karena melaksanakan perintah Allah SWT dan sesuai perintah Rasul-Nya SAW. 2. Membaca bismillah - (Tidak sah / sempurna wudhu seseorang jika tidak me- nyebut nama Allah, (yakni bismillah) HR. Ibnu Majah, Tirmidzi, Abu Dawud. 3. Mencuci kedua telapak tangan sebanyak tiga kali 4. Berkumur-kumur dan menghirup air kehidung lalu mengeluarkannya, sebanyak tiga kali 5. Membasuh muka sambil menyela-nyela jenggot tiga kali 6. Membasuh kedua tangan sampai siku, tiga kali. 7. Mengusap kepala, telinga dan sorban. Rasululah mencontohkan tentang caranya mengusap kepala, yaitu dengan kedua telapak tangannya yang sudah dibasahkan dengan air, lalu ia menjalan kan kedua tangannya mulai dari bagian depan kepalanya kebelakangnya teng- kuknya kemudian mengembalikan lagi kedepan (HSR. Bukhari, Muslim dan Tirmidzi). Setelah itu tanpa mengambil air baru Rasulullah langsung mengusap kedua telinganya. Dengan cara memasukkan jari telunjuk kedalam telinga, kemudian ibu jari mrengusap kedua daun telinga. Dalam mnegusap kepala Rasulullah melakukannya satu kali. Dari Rubayyi bin Muawwidz, "Aku pernah melihat Rasulullah berwudhu 'lalu ia mengusap kepalanya yaitu mengusap bagian depan dan belakang darinya, kedua pelipisnya, lalu kedua telinganya satu kali "(HSR Tirmidzi). 8. Membasuh kedua kaki sampai kedua mata kaki, sebanyak tiga kali. Rasulullah memerintahkan agar mencuci kedua kaki sampai kedua mata kaki. Bahkan ia mencontohkan sampai ke betisnya. 9. Tertib. Semua pengaturan wudhu 'tersebut dilakukan dengan tertib (berurutan), muwalat (Menyegerakan dengan basuhan berikutnya) dan disunnahkan Tayaamun (Mendahulukan yang kanan atas yang kiri). 10. Membaca do'a. "Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lahu wa asyhadu anna muahammadan 'abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj'alni minattawwabina waj'alni minal mutathohhiriin. (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa'i Ibnu Majah) Wallahua'lam bishowab. (Dari berbagai sumber) catatan tambahan: Tidak ada hadits tentang lafadz niat tsb, jadi hanya sebagai pengingat bahwa kita berniat wudhu untuk membersihkan dari hadats kecil, dan tidak diucapkan dilisan melainkan didalam hati. Memang niat letaknya didalam hati. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari: "Sesungguhnya perbuatan itu berlandaskan niat, dan sesungguhnya setiap orang mendapatkan apa yang ia niatkan" (HR Bukhari) Mudah-mudahan tazkirah ini menjadikan kita semua untuk lebih baik lagi dalam beribadah. Amiin. Yang benar itu datangnya dari Allah SWT, yang salah datangnya dari saya sebgai manusia yang lemah dan khilaf.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar