SELAMAT DATANG DIBLOG BEJOSENTOSO

Loading...

Minggu, 01 Januari 2012

SAMUDERA AL FATIHA 3

Tafsir ar Rahmaan ar Rahiim (ayat ke 2 dalam surat Al Fatihah) Rahim atau Rahmat memiliki arti yang sama yaitu: pemberi Rahmat atau Maha Pengasih, Maha Penyayang. Rahmat Dunia Rahmat Alam Diterangkan oleh banyak surat-surat dalam Al Quran, beberapanya antara lain: Firman Allah: "Dan kami jadikan dari segala sesuatu yang hidup, apakah kamu tetap tidak mau beriman?" (Al Anbiya: 30) "Engkau lihat bumi itu kering tetapi apabila Kami turunkan atasnya air, lalu ia menjadi mekar dan segar (lunak dan subur), dan dapat menumbuhkan bermacam-macam tanaman yang menarik hati." (Al Haj: 5). Segala sesuatu tentang alam yang luas ini, kita akan kagum memikirkan kebesaran dan kebijaksanaan Allah yang menciptakan dan mengaturnya. (Dalam surat al A'raf: 53, al Mu'minun: 14) Rahmat Kesehatan Jasmani dan Rohani Selain nikmat alam semesta, rahmat Allah yang sangat berharga adalah kesehatan jasmani dan rohani. Sabda Rasulullah saw: "Siapa yang sehat badannya, senang hatinya (sehat rohaninya), dirumahnya ada makanan buat sehari, maka seakan-akan seluruh dunia ini berada dalam genggamannya." Mintalah kepada Allah akan keyakinan (agama yang benar) dan kesehatan, karena sesungungnya tidak ada sesuatu sesudah keyakinan yang lebih berharga dari kesehatan ". Rahmat Islam dan Iman Rahmat terbesar yang tidak dapat dinilai dengan apapun. Sungguh beruntung sekali orang yang telah menerima dan merasa memiliki Islam dan Iman itu di dadanya. Sabda Rasulullah saw: "Beruntung orang yang telah meilhat akan Aku dan beriman dengan Aku, dan beruntung, beruntung, beruntung orang yang tidak melihat akan Aku tetapi beriman kepada Aku." Dijelaskan pula dalam surat al Baqarah 132-136 dan 140, tentang hal ini. Rahmat Akhirat Seluruh rahmat dan nikmat yang dituangkan Allah di permukaan bumi ini adalah sebagian kecil dari rahmat Allah yang amat besar. " Firman Allah: "Katakanlah (hai Muhammad): Harta benda (kesenangan) dunia ini sedikit dan akhirat itu lebih baik untuk orang yang taqwa, dimana mereka tidak akan dianiaya (dirugikan) sekalipun sedikit." (An Nisa: 77) Sabda Rasulullah saw: "Sejelek-jelek kedudukan manusia di sisi Allah di hari kiamat adalah seorang yang mengorbankan akhiratnya untuk dunia lainnya". Ar Rahmaan berarti Allah Pemegang Kunci Rahmat Dunia, Ar Rahiim berarti Allah Pemegang Kunci Rahmat Akhirat. Menurut Hadis, Rasulullah saw saat berdoa paling sering menyerukan dengan seruan: Ya Rahmaan Ya Rahiim. Tafsir Maaliki Yawmiddin (ayat ke 3 dalam surat Al Fatihah) Yang memiliki Hari Pembalasan ". Dalam banyak ayat Al Quran dan Hadis, Allah dan RasulNya menegaskan bahwa kehidupan di dunia ini adalah kehidupan yang sangat kecil artinya, sangat terbatas waktunya. Penghidupan di dunia ini adalah ibarat setetes air, sedang penghidupan Akhirat adalah ibarat samudra luas. Dalam buku Samudra Al Fatihah (Bey Arifin), bab ini menjelaskan bahwa hal yang paling menakjubkan di manusia, bukanlah jasmani atau tubuhnya tetapi rohaninya. Namun segala sesuatu yang gaib yang diciptakan oleh Allah hanya Allah sajalah yang mengetahuinya. "Mereka bertanya kepada engkau tentang Roh. Katakanlah: Roh itu adalah rahasia Tuhanku. Dan tidaklah diberikan ilmu pengetahuan kepadamu kecuali sedikit saja. "(Al Isra: 85) Tetapi kita sebagai orang yang ber Iman, harus percaya bahwa ada kehidupan sesudah mati, kehidupan kekal dan abadi roh manusia di alam barzakh dan alam akhirat. Pesan yang disampaikan adalah: Hindarkan dirimu dari sesal kemudian yang tak berguna. Dijelaskan dalam Kitab suci al Quran dan Hadis Nabi Muhammad saw Diantaranya: Surat as Sajdah 11-12 dan Surat Az Zumar 58-59. Untuk menghindari dari sesalan yang berkepanjangan, dalam surat az Zumar 54-55 dijelaskan: Dan kembalilah kepada Tuhanmu dan berserah dirilah kepada Nya sebelum datang kepadamu azab itu, kemudian kamu tidak dapat ditolong lagi (54). Ikutilah sebaik-baiknya (agama) yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, sebelum datang kepadamu azab dengan tiba-tiba, sedangkan kamu tidak sadar (55). Dalam bab ini (Buku Samudra Al Fatihah oleh Bey Arifin), Penulis juga menjelaskan secara detail, tentang tahapan-tahapan kehidupan setelah mati disertai penelitian yang tertuang dalam Al Quran dan Hadis. Dan dalam kesimpulan bab ini, diuraikan tentang surat Al Waqi'ah pada kejadian besar yaitu Kejadian Kiamat. Dijelaskan pula dalam hadits, bahwa untuk siapa yang sering membaca surat ini akan mengakibatkan ketenangan hati dan jiwa menghadapi segala kemungkinan dalam hidup dan mati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar